Aku pikir hatiku akan mampu menetralisir semua racun dari empedumu. Nyatanya hatiku kerap lelah terracuni. Terus menerus berusaha memaafkan pahitnya dirimu. Yg seolah tampak mustahil untuk berubah spt yg aku pikir dan harap. Semakin hari semakin tampak bahwa pahit itu nyata benar adanya bukan hanya kekhawatiranku semata. Lalu bagaimana dg aku yg terlanjur disatukan karna kelalaianku tepatnya kenaifanku. Adakah mungkin untuk terberai tanpa beban. Semoga Ia masih memberi kesempatan. Izinkan.
Expression of C@ndy...
Hanya semangkuk penuh ekspresi gula-gula yang tampak manis................Coba tuangkan dalam kata tuk resapi hati............. This is just a story inspired by a true story of a friend..............Just read it and sink in with your heart............ Expression of Candy...........It's just a real taste of candy.........Making love out of nothing at all...
Rabu, 19 Mei 2021
hatiiku dan empedumu...
Aku muak denganmu seolah hatimu terbuat dari batu. Tak punya rasa sedikitpun tentang setiap hal baik yg aku beri. Dg sepenuh hati dan ikhlas. Aku menyesal telah menggarami lautan sepanjang hidupku. Berusaha mengikuti semua kehendakmu yg ternyata ngawur melulu. Menyesal mengorbankan hidup untuk manusia sampah sepertimu. Dan parahnya kau tak pernah mau menyadari kebusukan dalam dirimu itu. Haruskah kau tunggu ia menggerogotimu hingga tak bersisa. Lantas kau baru mau merangkak dg sisa tulang belulangmu. Tak banyak harapku. Semoga cepat berlalu kepahitan ini. Orang pikir aku minum madu disepanjang hidupku, nyatanya kau seperti empedu pahit yg selalu meracuni hatiku yg indah. Dan parahnya kau tlah menancap didagingku. Entah apa yg harus kuperbuat
Senin, 14 Desember 2020
the onlYOULIKEisME...
Jumat, 14 Agustus 2020
kamu...
Kamu...iya kamu...yg selalu tegak berdiri, tak terpatahkan. Hanya layu sesaat lantas berkibar kembali. Benderang slalu ditengah kegelapan. Lihatlah, kita menua. Namun kamu tetap berpijak disana. Menggandengku disebelahmu. Mental baja itu identitasmu. Masalah itu makanan shari harimu. Bukan menggoyahkanmu malah memacu semangatmu tuk buktikan kau tak terkalahkan. Beruntungnya aku memilikimu. Walau tak ada yg sempurna. Begitu juga kamu. Kadang kau lupa diri dan sombong. Merasa hebat karna kau seorang diri. Seolah sekelilingmu yg menyokong tak pernah diperhitungkan. Aku akan berusaha slalu ada, tapi aku tak mau tampak. Karna aku tak butuh terlihat. Aku hanya butuh diakui bukan dipamerkan.
Kamis, 30 Juli 2020
terasin(g)kan...
Akal sehatku hampir saja hilang karna memikirkan orang sepertimu. Ingin memonopoli semua yg aku punya seolah aku tak berhak. Sesekali mungkin aku memaklumi. Sayangnya aku tak cukup sabar untuk seperti ini setiap saat. Aku muak dengan keserakahanmu yg tak pernah bisa tahu diri. Menghargai bahwa aku juga punya perasaan yg tak ingin selalu diabaikan. Padahal itu milikku, bukan dia. Kalau ia yg dibegitukan, merajuk. Lantas kalau aku, harus selalu mengerti dan mengikuti semua kemauannya. Aku punya nafas dan rasa. Aku bukan benda mati. Percuma saja crita sana sini, berharap semua orang dengar dan tahu kalau aku begitu disayang, bahkan satu2nya katanya. Nyatanya, itu hanya untuk pemanis bibir biar citranya sempurna dimata orang. Aku sangat ingin membahagiakannya dengan apa yg aku punya walau aku hanya begini saja. Tapi aku tak tahu, mengapa tak pernah ia merasa cukup dengan semua yg aku berikan untuknya. Seolah tak terlihat, tertutup oleh yg lainnya. Seolah aku tak pernah berarti apa apa. Tuhan, aku lelah. Berusaha menyenangkan hati orang2 yg bahkan tak pernah memikirkan aku. Haruskah aku terus menggarami lautan yg tak pernah menghiraukanku?
Sabtu, 25 Juli 2020
serius? bukan panas2 tai ayam...
Aku tidak mendapat apa yg seharusnya menjadi hakku. Tpi dipaksa mengerti dan memahami, menerima dengan legowo setiap saat. Aku capek. Aku ingin digandeng seorang gentleman yg dewasa dan cakap. Bukan seperti itik dan gembalanya. Aku partner, tak ingin diperbudak bak pengikut yg hanya bisa membuntut memegang kaki baju. Bukankah demikian seharusnya. Melangkah dan melenggang bersama. Tentu saja kau yg harus memimpin, karna aku tak cukup berani seolah aku cakap. Aku hanya ingin begitu. Aku memang ingin dipimpin tapi tetap disampingku. Kau boleh didepan tapi jangan injak aku. Aku tak butuh terlihat, tapi hargailah aku. Walau aku tak selalu denganmu, ingatlah aku seolah keberadanku selalu hadir. Dengan demikian aku merasa kau menganggapku ada dan layak dihargai bahkan diperhitungkan. Bukan hanya sekedar tambal butuh yg tak perlu dihargai. Serius bukan panas2 tai ayam.
Rabu, 15 Juli 2020
soulmate...
Aku mungkin tidak terlihat, karna memang demikianlah inginku. Tapi ketahuilah aku lebih dari bisa, lebih dari mungkin, jauh dari mustahil bagi orang yg tak tahu diuntung sepertimu. Aku akan selalu disini selama kau mengingatku disampingmu. Andai kau melupakanku dari jalanmu, aku kan menuntunmu ke tubir. Jadikanku batu loncatanmu, tapi hendaklah kau tidak lupa diri karenanya. Aku bukan hendak berpamrih, tapi bukankah demikian harusnya?
Selasa, 16 Juni 2020
Sibling...
Mungkin kita tidak bersatu, tapi tetap bahkan selalu bergandengantangan. Tidakah itu lebih dari cukup?
Langganan:
Postingan (Atom)