Expression of C@ndy...
Hanya semangkuk penuh ekspresi gula-gula yang tampak manis................Coba tuangkan dalam kata tuk resapi hati............. This is just a story inspired by a true story of a friend..............Just read it and sink in with your heart............ Expression of Candy...........It's just a real taste of candy.........Making love out of nothing at all...
Selasa, 16 Juni 2020
Sibling...
Mungkin kita tidak bersatu, tapi tetap bahkan selalu bergandengantangan. Tidakah itu lebih dari cukup?
Dear friends...
Mungkin uang dan kesempatan telah membutakan matamu akan indahnya persahabatan kita selama ini. Hingga kau mengacuhkan aku dari pikiranmu. Karna materi lebih penting bagimu bukan pertemanan kita apalagi aku. Aku bukan siapa2 yg bisa memberi sesuatu buatmu. Tak apa. Setidaknya aku tahu siapa kamu sebenarnya. Orang yg sangat tidak layak untuk aku pikirkan apalagi tangisi.
Mungkin pria rupawan yg menggandengku tlah menyita perhatianmu hingga namaku sbg sahabatmu terhapus begitu saja. Seolah kau ingin berlomba dan bersaing tuk dapatkan simpatinya?
Maaf, kalian bukanlah teman sejati yg sesungguhnya. Aku mencari dan mendapati kalian yg sebenarnya. Aku bersyukur Tuhan mencelikkan mataku. Menyingkap isi hati dan pikiran kalian yg sebenarnya.
Senin, 15 Juni 2020
brother...
Ibu atau adik? Aku tidak akan memilih karna mereka berdua senilai dimataku . tidak ada yg lebih ataupun kurang berharga bagiku. Buatku mereka harta karunku. Bagaimana dg gap? Aku harus menjembatani mereka. Untuk itulah aku ada disisi mereka. Buat mereka bergandengan tangan selalu.
Minggu, 09 Februari 2020
tidak tahu...
Kapan aku dianggap ada? Sejak kapan? Semenjak dahulu pun aku tak pernah dianggap. Hanya sebatang tegak berdiri yang tak punya arti apa2. Tak mengapa. Aku tlah berusaha sebisaku. Walau hanya seperti itu saja. Itu adalah yang terbaik dariku. Yg aku bisa. Siapa sih aku? Bisa menuntut untuk dilihat dan didengar? Diabaikan itu biasa apalagi tidak pernah ada.
Jumat, 15 Maret 2019
Rabu, 13 Maret 2019
Senin, 18 Februari 2019
Separatis...
Aku ingin terpisah, sendiri tak menyatu. Memisahkanmu begitu sulit bagiku. Bak tertancap dan terpaku kau melekat denganku. Aku ingin tahu bagaimana rasanya tanpamu. Pedih kah, sendu kah ataukah bahkan lega. Apakah aku ditakdirkan untuk selalu terus bersamamu? Sementara kau tengah leluasa berkibar walau terbebat. Lain denganku yang tak berkepak. Aku jemu terus begini. Mengapa harus begitu?
Langganan:
Postingan (Atom)